Microsoft memperbarui dua perangkat Surface paling kecil, yaitu Surface Pro 12 inci dan Surface Laptop 13 inci. Keduanya memakai chip Snapdragon X2 Plus dari Qualcomm dan mulai dijual 13 Oktober 2026.
Yang paling mencolok bukan performanya, tapi harganya. Surface Pro 12 inci generasi kedua dibanderol mulai 1.149,99 dolar AS — naik sekitar 44 persen dari harga awal generasi pertama yang 799,99 dolar AS.
Pengumumannya disampaikan di Snapdragon Summit, acara tahunan Qualcomm, bukan di acara Microsoft sendiri.
Apa yang berubah
Surface Pro 12 inci (2026) memakai prosesor Snapdragon X2 Plus, layar yang 25 persen lebih terang (500 nit), dan opsi koneksi 5G. Model dasarnya kini punya memori 16GB, dengan opsi sampai 24GB — tidak ada lagi pilihan 8GB.
Surface Laptop 13 inci mendapat chip yang sama, layar 25 persen lebih terang, dan opsi memori yang serupa. Harga awalnya 1.199 dolar AS, naik dari 899,99 dolar AS tahun lalu.
Ada juga Surface Mouse baru dengan umpan balik haptic — getaran kecil yang terasa saat jendela ditata atau objek disejajarkan — dan tombol khusus Copilot. Harganya 79,99 dolar AS, juga tersedia 13 Oktober.
Kenapa harganya naik
Engadget dan The Verge menyebut hal yang sama: harga memori (RAM) sedang melonjak secara global, dan itu ikut mendorong harga perangkat. Menambah kapasitas memori jadi lebih mahal bagi produsen, dan biaya itu diteruskan ke pembeli.
Tapi ada sisi lain yang nyaris tidak dibahas. Harga awal Surface Pro 12 inci generasi pertama sudah pernah naik besar pada April 2026. Jadi angka 1.149,99 dolar AS adalah hasil dua kenaikan berturut-turut dalam satu tahun.
Yang jarang disebut: jumlah inti CPU-nya berkurang
Di tengah kenaikan harga, ada satu detail teknis yang justru bergerak ke arah sebaliknya. CNET mencatat chip baru ini adalah Snapdragon X2P-42-100 dengan enam inti — dua inti lebih sedikit dibanding chip generasi sebelumnya yang punya delapan inti.
Artinya, lompatan performa yang dijanjikan bukan datang dari CPU. Microsoft menyebut gambar (grafis) lebih cepat 60 persen dan kemampuan AI di perangkat naik sampai 95 persen. Mesin AI di dalamnya, yang disebut NPU, kini punya kemampuan 80 triliun operasi per detik — hampir dua kali lipat dari 45 triliun pada generasi lama.
Jadi ceritanya bukan “semua lebih cepat”, melainkan “bagian tertentu jauh lebih cepat”. Untuk pekerjaan berat yang mengandalkan inti prosesor, keuntungannya lebih tipis.
Angka yang dipakai tiap media tidak selalu sama
Windows Blog sebagai sumber resmi menulis peningkatan kinerja Office “sampai 17 persen”. Engadget menulis 18 persen. Perbedaannya kecil, tapi menunjukkan bahwa angka pemasaran pun bisa berbeda antar media.
Untuk daya tahan baterai, tidak ada satu angka tunggal. Sumber resmi menyebut Surface Laptop 13 inci tahan sampai 22,5 jam, sementara The Verge menghitung tambahan dua jam untuk penjelajahan web (menjadi 18 jam). TechRadar menulis Surface Pro 12 inci tahan sekitar 15,5 jam pemutaran video lokal dan 13 jam pemakaian web.
Satu angka yang mengubah hitungan
Harga awal Surface Pro bukan harga akhir. Pengguna masih harus membeli keyboard terpisah, yang pada generasi pertama menambah 150 dolar AS. Tanpa keyboard, perangkat ini tablet, bukan laptop. Sebagian media menyebut hal ini, sebagian tidak.
Untuk pembeli bisnis, kedua perangkat tersedia lewat Surface for Business pada tanggal yang sama, dengan opsi 5G untuk Surface Pro.
Bagaimana media lain membingkainya
- The Verge fokus ke perbandingan harga antar generasi dan menyebut lonjakan biaya RAM secara terbuka.
- Engadget paling keras soal harga, memakai istilah “RAMageddon” dan menyinggung perangkat ini dulu dijual di bawah 1.000 dolar AS.
- CNET paling teknis: membahas jumlah inti yang berkurang, kapasitas NPU, dan detail keyboard tambahan.
- TechRadar menyoroti sisi positif — Microsoft dinilai “kembali percaya diri” — dan melengkapinya dengan harga Australia.
- 9to5Google menghitung bahwa sebagian kenaikan berasal dari hilangnya opsi 8GB, jadi bukan seluruhnya kenaikan harga murni.
- Windows Blog sebagai sumber resmi tidak menyebut kata “harga naik” sama sekali, dan hanya menyebut tanggal serta harga awal.
Yang tidak disebut siapa pun secara utuh: perangkat ini belum diumumkan untuk pasar Indonesia, dan belum ada keterangan resmi soal harga lokal.
Angle PagiPagi
Semua media menulis “Surface naik harga karena RAM mahal”. Itu benar, tapi belum lengkap. Yang lebih penting: di harga yang naik hampir 44 persen, jumlah inti CPU-nya justru berkurang. Ini contoh bagaimana kenaikan harga perangkat sekarang tidak selalu dibarengi kenaikan kemampuan di semua sisi — dan pembeli perlu tahu bagian mana yang benar-benar naik.
Kenapa ini penting
Surface Pro 12 inci dan Surface Laptop 13 inci adalah perangkat pintu masuk Microsoft untuk laptop dan tablet Windows. Kalau model termurahnya sudah menembus 1.100 dolar AS, harga jual laptop Windows secara umum kemungkinan ikut bergerak. Bagi pembeli, ini pengingat untuk melihat spesifikasi satuan, bukan hanya klaim persentase.
Kesimpulan
Microsoft mengganti chip, menambah memori dasar, dan membuat layar lebih terang. Tapi harga masuknya naik paling tajam. Kenaikan itu sebagian karena memori yang mahal, sebagian karena hilangnya opsi termurah — dan konsumen kini membayar lebih untuk CPU dengan inti lebih sedikit.
Jejak sumber berita
- [1] Windows Blog / Microsoft (sumber primer) — 'Introducing the next Surface Pro 12-inch and Surface Laptop 13-inch with Snapdragon X2 Plus' oleh Brett Ostrum, CVP Surface (23 Sep 2026) — framing: pengumuman resmi; memuat klaim performa dan harga awal, tanpa menyebut kenaikan harga. https://blogs.windows.com/devices/2026/09/23/introducing-surface-pro-12-inch-and-surface-laptop-13-inch-with-snapdragon-x2/
- [2] The Verge — 'Microsoft refreshes its smaller Surface Pro and Laptop with Qualcomm's X2 Plus' (23 Sep 2026) — framing: perbandingan harga antar generasi + lonjakan harga memori. https://www.theverge.com/news/999195/microsoft-surface-pro-12-inch-surface-laptop-13-inch-qualcomm-x2-plus
- [3] Engadget — 'Microsoft's new Surface Pro 12 and Surface Laptop 13 feature Snapdragon X2 Plus chips' (23 Sep 2026) — framing: paling keras soal harga ('RAMageddon'), menyebut perangkat ini dulu dijual di bawah 1.000 dolar AS. https://www.engadget.com/2266680/microsofts-new-surface-pro-12-and-surface-laptop-13-feature-snapdragon-x2-plus-chips/
- [4] CNET — 'Microsoft Brings Snapdragon X2 to Smallest Surface Pro and Laptop Lines' (23 Sep 2026) — framing: paling teknis; membahas jumlah inti CPU yang berkurang, NPU 80 TOPS, dan biaya keyboard terpisah. https://www.cnet.com/tech/computing/microsoft-brings-snapdragon-x2-to-smallest-surface-pro-and-laptop-lines/
- [5] 9to5Google — 'Microsoft launches 12-inch Surface Pro with Snapdragon X2 Plus & 5G, 13-inch Surface Laptop too' (23 Sep 2026) — framing: rincian konfigurasi; mencatat hilangnya opsi 8GB sebagai penyebab sebagian kenaikan. https://9to5google.com/2026/09/23/microsoft-surface-pro-12-inch-5g-laptop-13-snapdragon-x2/
- [6] TechRadar — 'Microsoft reveals new Surface Pro and Surface Laptop devices' (23 Sep 2026) — framing: positif, menyoroti momentum Surface; melengkapi harga Australia dan angka daya tahan baterai. https://www.techradar.com/computing/windows-laptops/microsoft-announces-new-surface-pro-and-surface-laptop-devices-powered-by-qualcomms-snapdragon-x2-plus-chip-and-it-could-be-its-best-shot-at-taking-on-apples-macbook-air
AI digunakan untuk membantu pemetaan isu, riset awal, dan penyusunan draf. Informasi faktual diverifikasi ke sumber resmi dan beberapa media berbeda sebelum tayang. Foto pada artikel ini adalah ILUSTRASI buatan AI, bukan dokumentasi peristiwa.


