JAKARTA — Meta meluncurkan kacamata pintar pertamanya yang tidak punya kamera. Perangkat itu bernama Ray-Ban Meta Audio, diumumkan dalam acara Connect 2026 pada 23 September lalu.
Yang menarik bukan fitur barunya, melainkan apa yang sengaja dihilangkan.
Apa yang diluncurkan
- Ray-Ban Meta Audio — kacamata AI tanpa kamera. Beratnya 43 gram, tahan 12 jam untuk memutar musik atau berbicara dengan asisten AI, plus 48 jam tambahan dari kotak pengisi daya. Tersedia dalam 23 kombinasi warna dan lensa, dan bisa dipasangi lensa resep dokter.
- Ray-Ban Meta (Gen 3) — versi yang tetap memakai kamera. Baterainya 9 jam, satu jam lebih lama dari Gen 2. Ada susunan enam mikrofon yang menurut Meta memotong lebih dari 90 persen suara latar, kamera 12 megapiksel, dan rekaman video 3K.
- Meta Adventurer — kacamata termurah Meta sejauh ini, mulai US$249 (sekitar Rp4,5 juta dengan kurs Rp18.000 per dolar AS). Dijual mulai 23 Oktober.
- Edisi khusus — koleksi desain bersama penyanyi LISA dan warna baru untuk edisi Kylie Jenner, keduanya mulai US$399.
- Muse Charm — perangkat mungil sebesar gantungan kunci untuk mengobrol dengan Muse, agen AI Meta. Menurut laporan yang dikutip Gizmochina, perangkat ini punya layar OLED sekitar 2 inci, modem 5G, kamera depan dan belakang, serta sensor sidik jari. Meta belum mengumumkan harganya.
Kenapa menghapus kamera justru jadi berita
Sejak generasi pertama, keluhan terbesar kacamata pintar bukan soal kualitas suara, tapi privasi. Kamera kecil di pelipis membuat orang di sekitar tidak tahu sedang direkam.
Android Authority menyebut keputusan Meta ini sebagai cara menghindari label “kacamata cabul”. Pada model berkamera, Meta memasang lampu LED kecil sebagai tanda sedang merekam. Pada Ray-Ban Meta Audio, persoalan itu hilang sepenuhnya karena tidak ada kamera sama sekali.
Harga naik, perubahan kecil
Untuk model andalan Gen 3, Meta menaikkan harga menjadi US$449 (sekitar Rp8,1 juta), atau US$70 lebih mahal dari Gen 2.
Engadget menilai kenaikan itu sulit dibenarkan. Perubahannya disebut sebagian besar bersifat perangkat lunak, dan banyak fitur baru tetap bisa dipakai di Gen 2. Ukurannya pun hanya menyusut sekitar dua milimeter.
Sebaliknya, model termurah justru turun. Meta Adventurer dibanderol US$249, lebih murah dari versi sebelumnya yang US$299.
Sisi lain industri: kacamata yang membakar kuping
Tidak semua berita kacamata pintar pekan ini soal peluncuran. Di Amerika Serikat, kacamata pintar Inmo Air3 ditarik dari peredaran.
Komisi Keamanan Produk Konsumen AS menyebut pelipis kiri perangkat itu bisa terlalu panas saat dipakai lama, sehingga berisiko luka bakar serius. Setidaknya ada 10 laporan pengguna yang merasakan sensasi terbakar di wajah dan telinga kiri.
Penarikan itu mencakup lebih dari 1.600 unit yang terjual di Amerika Serikat dan Kanada antara Desember 2025 dan Agustus 2026, dengan harga US$900 sampai US$1.300.
Penting dicatat: Inmo Air3 bukan produk Meta. Ini produsen lain, dan kasusnya dipakai di sini sebagai gambaran kondisi industri, bukan sebagai cacat produk Meta.
Bagaimana media lain membingkainya
- Android Authority fokus pada privasi: kacamata tanpa kamera dibaca sebagai jawaban atas kekhawatiran publik.
- 9to5Google membingkainya sebagai ekspansi pasar: kacamata pintar makin populer dan Meta pemain terbesarnya.
- Engadget memilih sudut konsumen: membandingkan spesifikasi Gen 3 dengan Gen 2, lalu menyimpulkan kenaikan harganya sulit dibenarkan.
- Gizmochina menyorot Muse Charm dari sisi spesifikasi perangkat, berdasarkan laporan yang belum diumumkan resmi.
- The Verge mengangkat sisi keselamatan lewat kasus penarikan Inmo Air3.
Yang hampir tidak disebut media: semua pihak memakai angka dolar tanpa menjelaskan artinya bagi pembeli di Indonesia, tempat perangkat ini belum dijual resmi.
Angle PagiPagi
Keputusan paling penting Meta pekan ini bukan menambah fitur, melainkan mengurangi. Menghapus kamera berarti Meta mengakui masalah terbesar kacamata pintar bukan teknologi, tapi kepercayaan orang di sekitarnya.
Sementara itu, kasus Inmo Air3 menunjukkan kategori ini belum matang di sisi paling dasar: keselamatan. Kacamata yang bisa membuat kuping terasa terbakar harganya justru dua sampai tiga kali lipat model termurah Meta.
Kenapa ini penting
Meski belum dijual resmi di Indonesia, kacamata pintar mengubah kebiasaan sehari-hari: merekam tanpa memegang apa pun, menerjemahkan percakapan langsung, dan berbicara dengan asisten AI tanpa melihat layar. Perangkat jenis ini juga memunculkan pertanyaan hukum soal hak orang di sekitar kita untuk tidak direkam.
Kesimpulan
Meta menjawab kritik privasi dengan menghapus kamera, dan menjawab soal harga dengan model US$249. Pertanyaan lama yang belum dijawab justru lebih sulit: seberapa nyaman orang di sekitar kita dengan kehadiran perangkat ini.
Jejak sumber berita
- [1] Meta Newsroom (sumber resmi) — 'Introducing Ray-Ban Meta Audio and More AI Glasses Styles' (Sep 2026) — keterangan resmi Meta: berat 43 gram, 12 jam + 48 jam, Gen 3 baterai 9 jam dan susunan 6 mikrofon, harga mulai US$249 — https://about.fb.com/news/2026/09/introducing-ray-ban-meta-audio-glasses-new-styles-plus-muse/
- [2] Android Authority — 'Meta's newest smart glasses are its most affordable ones yet' (23 Sep 2026) — framing: lineup dan harga — https://www.androidauthority.com/meta-glasses-ray-ban-meta-gen-3-launched-3714910/
- [3] Android Authority — 'Meta's newest smart glasses ditch the camera to avoid the pervert-glasses tag' (23 Sep 2026) — framing: privasi, kacamata tanpa kamera — https://www.androidauthority.com/ray-ban-meta-audio-muse-charm-launched-3714882/
- [4] 9to5Google — 'Meta launches audio-only glasses and Gen 3 Ray-Ban with slimmer designs' (23 Sep 2026) — framing: ekspansi pasar dan posisi Meta sebagai pemain terbesar — https://9to5google.com/2026/09/23/meta-ray-ban-gen-3-audio-only-smart-glasses/
- [5] Engadget — 'Ray-Ban Meta Gen 3 vs. Ray-Ban Meta Gen 2: How these AI glasses compare' (24 Sep 2026) — framing: perbandingan teknis dan kritik kenaikan harga — https://www.engadget.com/2268392/ray-ban-meta-gen-3-vs-gen-2-ai-glasses-comparison/
- [6] Gizmochina — 'Meta Muse Charm is a pocket-sized AI device for talking to Muse without glasses' (24 Sep 2026) — framing: spesifikasi Muse Charm berdasarkan laporan — https://www.gizmochina.com/2026/09/24/meta-muse-charm-is-a-pocket-sized-ai-device-for-talking-to-muse-without-glasses
- [7] The Verge — 'These smart glasses have been recalled for overheating temples causing burns' (24 Sep 2026) — framing: keselamatan konsumen — https://www.theverge.com/tech/1000085/inmo-air3-smart-glasses-recall-cpsc-free-software-update
AI dipakai untuk membantu pemetaan isu dari radar feed, riset awal, dan penyusunan draft, berdasarkan 7 sumber: pengumuman resmi Meta di newsroom-nya plus 6 artikel dari 5 media berbeda (Android Authority, 9to5Google, Engadget, Gizmochina, The Verge). Konversi harga ke rupiah dihitung dengan kurs yang dinyatakan terbuka dan bersifat perkiraan. Foto yang menyertai artikel ini adalah ILUSTRASI buatan AI, bukan dokumentasi peristiwa maupun foto produk. Informasi faktual diperiksa editor sebelum publikasi.


