Disney menaikkan harga langganan Disney+ dan Hulu di Amerika Serikat mulai Rabu (23/9). Ini kenaikan keempat dalam empat tahun terakhir.
Yang paling terkena dampaknya adalah pelanggan paket tanpa iklan. Paket itu naik sekitar 13 persen — jauh lebih besar daripada paket ber-iklan yang hanya naik sekitar setengah dolar per bulan.
Kabar ini pertama dilaporkan Bloomberg, lalu menyebar cepat ke media teknologi. Perubahannya sudah tercatat di halaman bantuan resmi Disney+.
Berapa naiknya
Paket Disney+ dan Hulu tanpa iklan, jika dibeli terpisah, naik dari 18,99 dolar AS menjadi 21,49 dolar AS per bulan. Paket gabungan keduanya yang tanpa iklan naik dari 19,99 dolar AS menjadi 21,99 dolar AS per bulan.
Sementara paket ber-iklan masing-masing hanya naik dari 11,99 dolar AS ke 12,49 dolar AS per bulan. Paket gabungan versi ber-iklan tidak berubah, tetap 12,99 dolar AS per bulan.
Kenaikannya tidak berhenti di situ. Ars Technica mencatat paket Disney+, Hulu, dan ESPN Select ikut naik — dari 20 ke 22 dolar AS untuk versi ber-iklan, dan dari 29 ke 33 dolar AS untuk versi tanpa iklan. Layanan Hulu + Live, yang menambahkan saluran televisi, naik 10 dolar AS per bulan.
Kenapa angkanya beda-beda di tiap media
Beberapa media membulatkan harga baru jadi 21,50 dolar AS atau 22 dolar AS, sementara yang lain menulis 21,49 dan 21,99 dolar AS. Perbedaan itu murni soal pembulatan, bukan sumber yang berbeda.
Yang lebih penting: tidak semua media menyebut kenaikan paket ESPN dan Hulu + Live. Ars Technica termasuk yang paling lengkap, sementara sebagian media hanya mengutip paket utama.
Disney+ kini lebih mahal dari Netflix
Disney+ dan Hulu versi tanpa iklan sekarang sama-sama lebih mahal daripada paket standar Netflix yang juga tanpa iklan (20 dolar AS per bulan). Netflix masih punya paket ber-iklan 9 dolar AS dan paket premium 27 dolar AS untuk fitur seperti 4K.
Artinya, untuk menonton tanpa iklan, pelanggan Disney+ membayar lebih dari pelanggan Netflix — kecuali mereka memang butuh kualitas 4K atau HDR.
Yang terjadi di balik layar
Kenaikan ini datang setahun setelah laba operasi Disney+ dan Hulu digabung naik lebih dari dua kali lipat. Pada laporan kuartal terbaru, Ars Technica mencatat laba operasi keduanya naik 116 persen menjadi 712 juta dolar AS, sementara pendapatannya naik 11 persen. TechCrunch menyebut pendapatan streaming Disney naik 11 persen ke 5,5 miliar dolar AS.
Sebagai perbandingan, Netflix melaporkan laba operasi 4,19 miliar dolar AS pada periode yang sama. Jadi kenaikan harga ini bukan karena Disney kekurangan uang, melainkan bagian dari upaya membuat layanan streaming benar-benar menguntungkan.
Disney+ pertama kali diluncurkan pada 2019 dengan harga 6,99 dolar AS per bulan. Sejak itu, harganya naik terus: Oktober 2023, Oktober 2024, Oktober 2025, dan sekarang.
Bagaimana media lain membingkainya
- TechCrunch menempatkannya sebagai “inflasi streaming” dan menyoroti pola industri — Peacock dan Apple TV juga naik pada Agustus, Netflix awal tahun ini.
- Engadget memakai nada paling kritis, menyebut Disney+ terus naik harga “sementara kontennya justru dipangkas”, dan mengangkat pembatalan serial Daredevil: Born Again.
- Ars Technica fokus ke sisi bisnis: kenaikan ini terjadi setelah laba layanan streaming Disney berlipat.
- CNET menambahkan kutipan analis yang memperingatkan pelanggan makin selektif dan cenderung berlangganan sesaat lalu berhenti.
- 9to5Mac menyoroti strategi tersembunyi: harga paket gabungan dibuat cuma 50 sen lebih mahal dari satu layanan, supaya orang terdorong mengambil keduanya.
- Android Authority menghitung dampaknya untuk pelanggan: biaya paket tanpa iklan naik 5,50 dolar AS dalam waktu kurang dari setahun, atau sekitar 66 dolar AS per tahun.
- 9to5Google mencatat hal teknis yang penting: situs Disney+ sendiri sempat belum menampilkan harga baru saat berita ini muncul.
Yang tidak banyak disebut: paket gabungan ber-iklan tidak naik sama sekali. Disney jelas sedang mengarahkan pelanggan ke paket yang monetisasinya paling menguntungkan perusahaan.
Angle PagiPagi
Hampir semua media menulis “harga streaming naik sekitar dua dolar”. Yang lebih penting dibaca dari detail: kenaikan ini dirancang supaya pelanggan bergeser ke paket gabungan dan paket ber-iklan. Ketika harga satu layanan dan dua layanan hampir sama, “pilihan” pelanggan sebenarnya sudah diatur.
Kenapa ini penting
Harga ini berlaku untuk pasar Amerika Serikat, tetapi arah industrinya berlaku umum. Layanan streaming yang dulu menjanjikan kabel tanpa iklan dan tanpa mahal, sekarang bergerak ke arah sebaliknya: paket berlapis, iklan kembali hadir, dan harga naik setiap tahun. Kalau kamu pengguna layanan streaming apa pun, pola ini kemungkinan besar menyusul.
Kesimpulan
Kenaikan harga Disney+ dan Hulu bukan kejadian mendadak, melainkan langkah keempat dalam empat tahun yang berjalan tepat setahun sekali. Yang baru: paket tanpa iklan sekarang lebih mahal dari Netflix, dan Disney sedang menggiring pelanggan ke paket gabungan.
Jejak sumber berita
- [1] Disney+ Help Center — halaman resmi daftar harga (dirujuk TechCrunch dan CNET sebagai sumber angka) — keterbatasan: konten halaman ini bergantung JavaScript sehingga tidak bisa dibaca langsung dari server kami; angka dipastikan lewat lintas cek 7 media. https://help.disneyplus.com/article/disneyplus-price
- [2] TechCrunch — 'Disney+ and Hulu add to the growing trend of streaming inflation' (23 Sep 2026) — framing: inflasi industri streaming, riwayat harga sejak 2019. https://techcrunch.com/2026/09/23/disney-and-hulu-add-to-the-growing-trend-of-streaming-inflation/
- [3] Ars Technica — 'Disney+ and Hulu raise prices by up to 13 percent after doubling profits' (23 Sep 2026) — framing: bisnis dan laba; paling lengkap soal paket ESPN dan Hulu + Live. https://arstechnica.com/gadgets/2026/09/disney-and-hulu-raise-prices-by-up-to-13-percent-after-doubling-profits/
- [4] Engadget — 'Disney+ and Hulu are getting even more expensive (again)' (23 Sep 2026) — framing: paling kritis; menyoroti pemangkasan konten dan pembatalan serial. https://www.engadget.com/2266737/disney-and-hulu-are-getting-even-more-expensive-again/
- [5] CNET — 'Disney Plus and Hulu Prices Go Up, With Ad-Free Plans Hit the Hardest' (23 Sep 2026) — framing: dampak ke pelanggan + kutipan analis teknologi. https://www.cnet.com/tech/services-and-software/disney-plus-hulu-prices-increase/
- [6] 9to5Mac — 'Disney+ and Hulu just increased prices, here's how much' (23 Sep 2026) — framing: rincian harga; menyoroti dorongan Disney ke paket gabungan. https://9to5mac.com/2026/09/23/disney-and-hulu-just-increased-prices-heres-how-much/
- [7] 9to5Google — 'Disney+ starts rolling out another price hike, no ad plans starting at $21.49/month' (23 Sep 2026) — framing: tabel harga sebelum-sesudah; mencatat situs Disney+ belum diperbarui saat berita muncul. https://9to5google.com/2026/09/23/disney-plus-price-hike-september-2026/
- [8] Android Authority — 'Disney Plus and Hulu may have a sequel no one asked for: Another price hike' (23 Sep 2026) — framing: dampak tahunan ke pelanggan (sekitar 66 dolar AS per tahun). https://www.androidauthority.com/disney-plus-hulu-price-hike-leak-2026-3714659/
- [9] Google News RSS (agregator) — judul dari Pluang, tekno.readers.id, dan Energika.id (23 Sep 2026) — dipakai HANYA untuk menunjukkan isu ini juga diberitakan media Indonesia; verifikasi tingkat judul, isi artikel tidak dibaca.
AI digunakan untuk membantu pemetaan isu, riset awal, dan penyusunan draf. Informasi faktual diverifikasi ke sumber resmi dan beberapa media berbeda sebelum tayang. Foto pada artikel ini adalah ILUSTRASI buatan AI, bukan dokumentasi peristiwa.


