Kangen Majalah Bobo, gimana nasibnya sekarang?

Masih ingat ga kalian dengan Majalah BOBO yang nge-trend di era tahun 80an dan 90an? Apa kabarnya ya Bobo di era digital ini?
Siapa yang masih ingat dengan cerita bergambar yang ada di majalah Bobo seperti Kisah di negeri dongeng dengan Nirmala sebagai penyihir cantik…

Ada juga cerita Bona dan Rong-Rong…dan masih banyak lagi cerita cerita seru yang mendidikk lainya… entah majalah ini masih ada atau belum, yang pasti majalah ini selalu tidak lepas dari saya yang waktu kecil dulu, membeli di tempat majalah bekas, dan membawa pulang dengan rasa gembira,..membeli dengan susah payah dulu masih 150rupiah, membeli dengan kakak dengan menggayuh sepeda kepasar yang lumayan jauh..

Bisa di bilang bahwa majalah adalah salah satu majalah yang mengiringi masa pertumbuhan saya di waktu kecil… sayangnya anak anak jaman sekarang tidak bisa merasakan nya, mereka mungkin kalo seumuran saya sudah bermain gadget, maen PS, yang membuat sibuk sendiri tidak tahu kenikmatan membaca, kenikmatan melihat gambar yang kita tidak bisa membuatnya namun berusaha meniru dengan buku gambar hasil di belikan ibu, hasil jerih payah menjahit, dan ayah menjual maninan di pasar malam…

Masih ingat dahulu ketika ingin beli majalah bobo, bahkan yang bekasnya saja masih sangat sangat enak di baca dan di harapkan kehadirannya.

Ketika masih SD, ketika memiliki uang 1000 rupiah, sudah berangkat ke pasar yang jauhnya sekitat 3km, mengayuh dengan sepeda bmx, sepeda pancal dan itu pun di naiki berdua dengan kakak saya, dan memilih milih majalah bobo bekas yang seru seru untuk di baca, satu bukunya dulu di hargai 300 rupiah, sedangkan baru nya 1500 rupiah. Ya jadinya beli yang bekas saja.

Bukan hanya di baca tapi bisa di tiru gambar kartunya untuk di blat atau di jiplak lagi dengan di gambar ulang atau mewarnai bona dan rong rong atau peri nirmala yang baik hati.

Biasanya setelah membaca dongenf nirmala, langsung deh di ceritakan ke temen temen atau meniru gayanya bona rong rong juga meniru gambarnya, dulu masih belum bisa beli buki gambar harus gambar di lantai bin hitam di gambar dengan kapur papan tulis yang di cari dengan senang hati di depan kelas sekolah SD, Kebetulan SD nya sebelah rumah, dapat 1 kapur kecil saja sudah luar biasa senangnya seperto dapat barang berharga, apalagi kalau dapat kapur yang agak panjang, dan lebih lagi berwarna. Hemmm…

Saking senengnya dengan mengingat masa lalu, seperti tidak mau beranjak dari masa masa indah itu namun hidup adalah kehidupan, semua harus berjalan seperti kehidupan nyata…

Dan kini tak terasa sudah memiliki 3 jagoan yang lucu lucu, namun jaman sudah berubah, serba gadget, ps, tv, jangankam tahu majalah bobo, bermain cara anak 80 an aja sudah tidak tahu, cara fight dengan keadaan dan mengisi hari dengan bermain nyata berbagai permainan anak, itu jauh lebih menyenangkan dan merasuk di hati dibandingkan gafget dan segala macamnya…

Majalah bobo oh majalaj bobo…

Majalah Bobo begitu melekat di hati saya, seakan akan saya kilas balik ke jaman masa kecil kalau melihat lihat isi gambarnya, hemmm…

adakah di antara kalian yang masih ingat majalah BOBO? kalau jaman 80 an, pastinya akan tahu, dan saya yakin, majalah ini akan melekat selalu di hati kita…